Rumus Hadroh Dasaran

By | October 1, 2020

Rumus hadroh dasaran, bermain alat musik hadroh menjadi salah satu hal yang bermanfaat. tidak hanya dinilai dari hobi kita dapat tersalurkan melalui alat musik hadroh melainkan dari nilai spiritual juga dapat terpenuhi. alat musik rebana kita ketahui bersama saat ini sering kali dipergunakan untuk majelis sholawat nabi yang mana kita ketahui bersama mejelis sholawat nabi dalamnya terdapat doa dan pujian kita kepada Nabi Muhammad SAW

alat musik hadroh atau terbangan dibuat menggunakan kayu dan kulit pilihan sehingga menghasilkan suara yang khas dan unik. kayu yang dipergunakan untuk mendapatkan suara yang baik adalah kayu mahoni dan kayu mangga. kedua kayu ini dikenal dengan kepadatan serat yang bagus dan lebih tahan dari serangan rayap. sedangkan jenis kulit yang dipergunakan adalah kulit kambing bagian punggung. sehingga menghasilkan suara yang bagus

Untuk anda yang ingin mempelajari alat musik hadroh, dapat menggunakan memulai dengan mempelajari Rumus hadroh dasaran. rumus Hadroh Kunci Dasar yang akan kami bagikan ini sebagai referensi belajar. namun, alangkah baiknya apabila anda belajar dengan guru yang mendampingi. agar anda dapat mengetahui sejauh mana cara anda bermain telah benar atau masih ada yang harus diperbaiki

Kunci Pukulan Dasar

1. Rumus Kunci Hadroh Laki / Anakan :

Awalan  : D.T DDDT / TDTT DDDT / ( diketuk ber xx mengikuti lagu )

Naikan  : TDTT TTTT TDDD DDDD DDTT

Naik      : TTDT TDTT (diulang menurut lagu)

Jeda       : T. TTTT TTTT

Akhiran : TDDT TTDT TD

2. Rumus Dasar Hadroh Perempuan / Nikahan :

Awalan  : DT DDD / TDT DDD / ( diketuk berkali mengikuti lagu )

Naikan  : TD TTTT TTTD DDDD DDDD

Naik      : TTT. D. TTTD (diketuk berulang saat reff)

Jeda      : T.T.T. TTTT

Tutup     : DD TTT. D. TTTD

Ket : Rumus di atas adalah rumus dasar (belum diterapkan pada lagu), apabila akan diterapkan pada lagu maka rumus tersebut diketuk dengan mengikuti panjang pendeknya lagu, dengan cara dikurangi atau ditambah. Ketentuannya, untuk rumus A (yang ditambah atau dikurangi) adalah pada ketukan TTT. D. TTT D dan untuk rumus B pada ketukan TTDT TDTT.

CONTOH VARIASI KETUKAN AWALAN LAGU

D / D DDD / T DDD…

D / TD TDD / T DDD…

D / D. D. D TT D / T DDD…

D / DD D / T DDD…

D / D D DD / T DDDT…

D / TD T. DD / T DDDT…

D / D. D. D TT TD / T DDDT…

D / DD D / T DDDT..

CONTOH KETUKAN BASS

D / D DD D

D / DD DD D

D / D DD D

D / D DD DD D D

D / D D D

Ket : Untuk ketukan awalan Bas, mengikuti ketukan awalan pada rumus A.

Artikel ini kami susun bari berbagai macam sumber, Tanpa mengurangi rasa hormat kami ucapkan terimakasih untuk website atau blog yang artikelnya telah kami kutip. Jazakumullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *